“Othak-Athik-Mathuk” dalam Seni Rupa dan Desain Grafis pada Era 4.0

Fathoni Setiawan
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2018 • October 2018

Download full text
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstract

Globalisasi telah mengubah dunia menjadi dunia yang terhubung, seolah tanpa ada batasnya. Banyak sekali batasan-batasan yang sebelumnya membuat dunia terkotak-kotakkan mulai runtuh pada era globalisasi ini. Globalisasi secara tidak terkecuali juga berdampak pada ranah seni rupa dan desain. Lalu globalisasi yang berjalan beriringan dengan datangnya Era 4.0 serta masa post-modern ini menuntut para seniman (serta desainer) untuk dapat bertahan dan terus eksis dalam gejolak masa kini. Dengan menerapkan konsep “Othak-athik-mathuk” yang telah lama ada dalam masyarakat Jawa, seorang seniman atau pun seorang desainer dapat tetap eksis atau survive ditengah kerasnya terpaan era 4.0 baik secara idealis dalam kekaryaan maupun secara finansial dalam penghidupan. Meskipun di sisi lain penerapan OAM ini pada akhirnya juga berimplikasi menyebabkan berbagai masalah baru.

Metrics

  • 110 views
  • 44 downloads

Conference

Seminar Nasional Seni dan Desain 2018

The world is entering the 21st century and it is characterised by radical changes. The change was... see more