Seni Memanusia, Memanusiakan Seni

Akhmad Ilham Nurhadi
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • October 2017 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstract

Indonesia hari ini berada pada posisi terhanyut dalam arus globalisasi yang tak terkendali. Menarik bagaimana masyarakat, akademisi dan pemerintah turut mulai meng-ung-agung-kan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sebagai variabel pembentuk masyarakat yang sejahtera dalam membangun peradaban di tengah era globalisasi. Hari ini, dilihat dari fenomena isu hoax, murid yang mulai kehilangan akal dan budinya, semakin tampak nyatanya korupsi di tubuh pemerintahan tanpa rasa malu, melalui hal seperti itu dapat ditarik kesimpulan manusia Indonesia mulai lupa akan budaya leluhurnya. Terpakunya manusia Indonesia saat ini kepada barat membuat mereka lupa bahwa nenek moyang merupakan contoh nyata bagaimana seni budaya serta teknologi bisa saling bersinergi dalam membentuk peradaban yang maju di masa itu. Sehingga mengesamping seni sebagai hal yang tidak penting, merupakan kesalahan besar dalam pembentukan peradaban hari ini. Perlunya rekonstruksi IPTEK ke IPTEKS adalah langkah awal dalam mengedepankan seni dan budaya nusantara. Seni sangatlah berpengaruh bagi jiwa-jiwa modern yang tengah sibuk dalam fenomena modern dan teknologi canggih yang mereka agungkan. Pendidikan Seni yang merupakan sarana olah rasa dan batin dalam pembentukan akal dan budi manusia menjadi nomor terakhir dalam Pembangunan Nasional dan lebih mengutamakan teknologi di dalamnya. Maka, pendidikan seni di sini berperan penting dalam membentuk budi manusia sejak dini, melalui kontekstualisasi seni dan budaya adiluhung kedaerahan peserta didik.

Metrics

  • 293 views
  • 192 downloads

Conference

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 is a scientific meeting/seminar on the field... see more