Memahami Keragaman Bentuk Arit sebagai Tinjuan Aktivitas Desain

Winta Adhitia Guspara • Eko Agus Prawoto
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • October 2017

Download full text
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstract

Bentuk arit (sickle blade) yang beragam terbagi menjadi lima bagian anatomidengan karakteristik yang berbeda, yaitu bagian paruh (cucuk), kepala (sirah), leher (gulu), Perut (weteng), dan kaki (sikil). Sedangkan pada proses pembuatannya terdapat dua pelaku penentu atas terwujudnya bentuk arit, yaitu pengguna dan pembuat. Tinjauan dari sisi pengguna terbagi lagi kepada obyek yang akan dipotong, lingkungan obyek yang akan dipotong, cara memotong, dan anatomi manusia. Sedangkan tinjauan dari sisi pembuat dipengaruhi oleh material, cara pembuatan dan alat yang digunakan dalam pembuatan arit. Perkara keragaman bentuk arit hari ini adalah menentukan bagaimana cara meninjau keragaman bentuk arit dalam hubungan antara pengguna-lingkungan-produk. Banyaknya faktor yang menyusun pembuatan arit menyebabkan keragaman bentuk arit tidak hanya tentang masalah hubungan antara Perubahan bentuk dan waktu. Dalam menjawab perkara tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara serta pengamatan yang menempatkan peneliti pada modelemic. Hasil dari penelitian tersebut menghasilkan sebuh argumentasi terhadap keberagaman bentuk arit yang memaparkan hubungan antara obyek-lingkungan yang akan dihadapi oleh arit dan perilaku-kebiasaan pengguna pada implementasinya. Argumentasi tersebut dapat digunakan sebagai alternatif tata laksana untuk melihat alat potong lain yang mempunyai fokus ergonomic in design.

Metrics

  • 368 views
  • 239 downloads

Conference

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 is a scientific meeting/seminar on the field... see more