Ilustrasi Legenda dalam Pengembangan Desain Motif Kontemporer Batik Semarang sebagai Wujud Penegasan Identitas dan Konservasi Budaya

Syakir Syakir • Dwi Budi Harto • Chiqa Rasmi Basyakiya
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2019 • September 2019

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 14 pages)

Abstrak

Penelitian ini diarahkan pada kajian yang bertujuan: (1) Memahami dan menjelaskan faktor yang melatarbelakangi munculnya ilustrasi legenda dalam ekspresi motif batik kontemporer pada seni perbatikan Semarang. (2) Mengidentifikasi, menganalisis, dan menjelaskan perwujudan dan karakteristik ilustrasi legenda dalam ekspresi motif batik kontemporer sebagai pengembangan desain motif pada seni perbatikan Semarang. Paradigma pendekatan dan strategi penelitian yang sesuai untuk memecahkan permasalahan penelitian adalah penelitian kualitatif. Penjelasan dilakukan secara mendalam (thick description) mengenai gejala dan hubungan di antaranya. Penyajian data dan penjelasan keseluruhan hasil penelitian dilakukan secara deskriptif dan holistik dengan penarikan kesimpulan menyeluruh secara interpretat. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Proses analisis data mencakupi reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan yang aktivitasnya dilakukan dalam bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data sebagai suatu proses siklus. Untuk menguji keabsahan dan validitas data kualitatif ini, dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan (1) Munculnya motif batik berupa ilustrasi legenda pada perkembangan batik kontemporer di Kota Semarang, paling tidak mencakupi tiga spirit utama yang menjadi latar belakang kemunculannya, yakni spirit eksplorasi keunikan motif, spirit pencarian dan penegasan identitas, dan spirit konservasi budaya; (2) Perwujudan dan karakteristik; Proses penciptaan pada seni batik Semarang sebagai bentuk ekspresi dalam seni kriya, setidaknya melalui tiga pilar penciptaan atau ekspresi seni kriya yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan; (3) Ketiga, perwujudan; Proses kreatif dalam perwujudan ide motif batik bermula dari bentuk pengungkapan bercorak naturalistis/realistis kemudian mengalami pengembangan corak menjadi bentuk geometris/simbolik. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada para perajin atau pelaku unit usaha batik Semarang kiranya dapat terus mengembangkan perbatikan Semarang dengan melakukan eksplorasi dalam pengembangan desain motif, termasuk dalam penciptaan motif-motif batik kontemporer yang memiliki keunikan. Pengembangan desain yang bersumber dari legenda-legenda yang ada di Kota Semarang agar terus dilakukan sebagai salah satu bentuk penegasan identitas dan konservasi budaya. Kata kunci: Ilustrasi, Legenda, desain, motif batik, kontemporer, konservasi

Metrik

  • 1 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2019

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2019
  • 19 artikel

Nusantara terbentuk dari percakapan kultural yang intim, sehingga produksi seni yang menyertainya... tampilkan semua