Representasi Simbolik ’Ibu’ dalam Patung Men Brayut Reivensi Makna mengenai Keluarga

Sheyla Octariza
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2019 • September 2019 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 4 pages)

Abstrak

Penelitian ini mendeskripsikan keberadaan patung Men Brayut. Sebuah patung memiliki arti sendiri di mata orang yang melihatnya bahkan pembuatnya. Tapi jika patung telah memiliki cerita, itulah bahan kajian bagi para seniman untuk mampu menciptakan karyanya hingga menjadi sebuah bentuk dari budaya visual nusantara yang baru. Penelitian ini merupakan studi kualitatif terhadap data yang diperoleh dari wawancara dan studi dokumentasi. Salah satunya Patung dengan tinggi kurang lebih 4 meter yang ada di ruangan “Mythical Bali” Museum Pasifika, Bali, Men Brayut karya Hadi Asmoro. Bagaimana sebuah Patung dapat menceritakan sebuah perjuangan tiada terganti dari seorang Ibu untuk ke delapan belas anaknya sebagai sebuah bentuk simbolik. Dapat disimpulkan bahwa patung ini memiliki makna sebuah perjuangan dan impian seorang Ibu untuk semua anaknya. Kata kunci: Representasi simbolik, Patung Men Brayut, reivensi makna, keluarga

Metrik

  • 1 kali dilihat
  • 5 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2019

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2019
  • 19 artikel

Nusantara terbentuk dari percakapan kultural yang intim, sehingga produksi seni yang menyertainya... tampilkan semua