Pemetaan Tata Ruang Studio Seni Lukis dan Patung Sebagai Penguatan Ekonomi Kreatif

Onang Murtiyoso • Muhammad Rahman Athian
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2019 • September 2019 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Dewasa ini perkembangan industri kreatif sudah mulai berdampak secara signifikan terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Sayangnya hal tersebut belum bersinergi dengan perkembangan industri kreatif via pendidikan seni. Signifikansinya juga belum terlihat pada kurikulum dan pola pembelajaran seni rupa. Berangkat dari permasalahan tersebut, Seni Rupa FBS UNNES berusaha mengatur pola tempat duduk dan interior untuk memberikan pelayanan yang prima terhadap mahasiswa khususnya, dan masyarakat luas umumnya, agar studio lukis dan patung tersebut dapat menjadi sarana ekonomi kreatif. Untuk mengatur kondisi studio yang nyaman, dibutuhkan tata letak yang mempertimbangkan 1) fleksibilitas ruang 2) kecukupan cahaya 3) ventilasi udara 4) daya dan kelistrikan 5) sumber air dan pembersihan dan 6) keamanan. Agar dapat berfungsi juga sebagai sarana workshop dan wisata edukasi seni rupa. Secara spesifik penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola perencanaan pengaturan dalam studio-studio seni rupa. Dengan adanya penelitian ini diharapkan studio Jurusan Seni Rupa FBS UNNES, dapat menerapkan pola pengaturan interior studio sesuai dengan hasil penelitian. Setelah mengetahui pola yang ideal, maka penggambaran studio akan digunakan untuk standart penataan dalam studio secara langgeng. Sehingga dapat memperkuat saat diimplementasikan pada mata kuliah praktikum seni rupa sekaligus memiliki daya ekonomis yang tinggi sebagai ruang aplikatif workshop seni rupa. Setelah diteliti menggunakan teknik kualitatif, hasilnya adalah sebagai berikut; 1) ruang studio patung dan lukis FBS UNNES memiliki ruang dengan standar yang baik mengingat, ruang fleksibel, cahaya masuk dengan baik, ventilasi udara yang terbuka,memiliki kelistrikan yang baik, dan keamanan yang terjaga, sayangnya sebagai sebuah studio belum memiliki pembuangan yang ramah lingkungan dan kedekatannya dengan sumber air sehingga menyulitkan peserta dalam berkarya. 2) Tampilan pemajang karya belum tersiapkan dengan baik, sehingga membutuhkan galeri untuk memajang karya. 3) diperlukan informasi dan pengelolaan jaringan yang baik untuk memasarkan sarana studio lukis dan patung sebagai bentuk ekonomi kreatif. Penelitian ini menghasilkan desain pemetaan studio yang berguna sebagai patokan dalam penataan sarana prasarana dalam setiap studio di Jurusan Seni Rupa sehingga menghasilkan tata ruang yang ideal. Akhirnya sesering apapun ruang tersebut diganti, maka ada struktur yang sudah menjadi bakunya, sehingga tidak menyulitkan dalam menata ulang, agar tercipta suasana belajar dalam studio yang ideal. Kata Kunci: Tata Ruang, Studio, Seni Lukis, Seni Patung, Ekonomi Kreatif Kata kunci: Pemetaan, Pengecatan, Scluptures, Studio.

Metrik

  • 0 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2019

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2019
  • 19 artikel

Nusantara terbentuk dari percakapan kultural yang intim, sehingga produksi seni yang menyertainya... tampilkan semua