Interaksi Manusia dan Kain Tenun Aspek Visceral, Behavioral dan Reflective Pada Tenun Sutera Garut

Nandang Setiawan
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2019 • September 2019

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstrak

Telah dilakukan studi terkait dengan interaksi manusia dan desain dengan menggunakan lima buah sampel kain tenun sutera Garut yang melibatkan 98 orang mahasiswa tekstil sebagai responden. Hasil pengujian korelasi Pearson menunjukkan bahwa munculnya interaksi pada tingkatan reflektif disebabkan oleh preferensi tampilan visual kain sebagai bentuk interaksi pada tahapan visceral dan meningkat pada tahapan behavioral melalui kemudahan scarf untuk dipergunakan sebagai aksesoris fashion. Sifat taktil kain tenun sebagai bentuk interaksi pada tahapan visceral melalui indera peraba manusia diketahui tidak menyebabkan munculnya interaksi pada tahapan yang lebih tinggi, perbedaan struktur anyaman pada kain tenun juga terbukti tidak mempengaruhi respon fisik penggunanya. Pengujian Anova satu arah menunjukkan bahwa motif batik Garutan pada scarf dinilai telah mampu menyampaikan pesan tradisi sekalipun bukan pilihan yang paling disukai. Preferensi pilihan pengguna cenderung kepada scarf dengan motif yang terbebas dari nilai tradisi dengan kombinasi dua warna cerah. Motif seperti ini dinilai mampu merefleksikan kesan mahal dan mewah pada kain tenun sutera sehingga mampu menunjukkan citra diri yang berbeda bagi penggunanya. Kata kunci : batik Garutan, interaksi manusia dan desain, kain tenun sutera, preferensi pengguna

Metrik

  • 0 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2019

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2019
  • 19 artikel

Nusantara terbentuk dari percakapan kultural yang intim, sehingga produksi seni yang menyertainya... tampilkan semua