Penggunaan Pewarna Alam Sebagai Inovasi Ramah Lingkungan Pada Karya Batik Ikat

Musripah Musripah
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2019 • September 2019

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menjelaskan pewarna batik dari zat pewarna alam; (2) mendeskripsikan resep pewarnaan alam pada batik ikat; (3) mendeskripsikan dan menjelaskan proses pewarnaan alam pada batik ikat; (4) mendeskripsikan dan menjelaskan keunggulan pewarna alam pada batik ikat dibandingkan dengan pewarna kimia/ sintetis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, karena penelitian ini memiliki ciri khusus yang tidak dapat didekati dengan prosedur statistik. Subyek dan obyek penelitian adalah siswa klas 10 Tata Busana, SMK Negeri 2 Boyolangu, Tulungagung. Data diambil melalui pengamatan dan wawancara terhadap subyek penelitian, dan pengamatan terhadap hasil praktik karya batik ikat menggunakan pewarna alam. Proses penelitian terdiri tiga tahap yaitu: (1) tahap deskripsi; (2) tahap reduksi/ fokus; dan (4) tahap selection. Penelitian menemukan bahwa: (1) penggunaan pewarna alam dari bagian daun lebih praktis digunakan dengan hasil pewarnaan lebih natural; (2) perbandingan yang tepat antara bahan zat pewarna alam, dengan bahan yang akan diwarna akan menghasilkan warna yang kuat dan tahan luntur; (3) proses pewarnaan yang tepat akan menghasilkan warna yang sempurna pada batik ikat; dan (4) penggunaan pewarna alam memiliki keunggulan dibandingkan dengan penggunaan pewarna kimia/ sintetis. Kata kunci: Pewarna alam, ramah lingkungan, dan batik ikat.

Metrik

  • 1 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2019

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2019
  • 19 artikel

Nusantara terbentuk dari percakapan kultural yang intim, sehingga produksi seni yang menyertainya... tampilkan semua