Refleksi Diri Peserta Didik Terhadap Keterlibatan Dalam Program Psychosocial Capacity Building Berbasis Seni Rupa dan Desain Pada Konteks Kebencanaan

Ardhana Riswarie
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2019 • September 2019 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Penelitian ini mengetengahkan urgensi keterlibatan keilmuan seni rupa dan desain di dalam permasalahan kebencanaan di Indonesia. Kajian berfokus pada refleksi peneliti dan peserta didik atas keterlibatan dalam program psychosocial capacity building berbasis seni rupa dan desain yang dirancang pada konteks pasca bencana tsunami di Kampung Paniis, Desa Tamanjaya, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada bulan Juni-Juli 2019. Data diambil dari observasi langsung dengan pendekatan action research dan wawancara reflektif yang kemudian diolah secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran yang koheren. Secara umum, program psychosocial capacity building sudah dirancang sesuai dengan model Miller (2012), dengan catatan perlunya peningkatan keterlibatan warga atau partner kunci di tahap awal. Peserta didik merasakan lebih banyak manfaat dari bekerja langsung dengan masyarakat dan menggarisbawahi pentingnya menjalin hubungan yang cukup mendalam untuk mampu memfasilitasi masyarakat menemukan metode mitigasi atau solusi untuk permasalahan kebencanan yang lebih tepat dengan konteks kehidupan mereka. Kata kunci: kebencanaan, psychosocial capacity building, refleksi diri, pendidikan seni rupa dan desain

Metrik

  • 1 kali dilihat
  • 0 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2019

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2019
  • 19 artikel

Nusantara terbentuk dari percakapan kultural yang intim, sehingga produksi seni yang menyertainya... tampilkan semua