Analisis Makna Motif Batik Ciwaringin Cirebon

Aditya Aditama Putri Hk • Desi Wulandari
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2019 • September 2019

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstrak

Batik Ciwaringin merupakan batik khas Cirebon yang lahir dan berkembang sejalan dengan batik Trusmi. Batik ini memiliki keunikan dalam segi pewarnaan dan motif jika dibandingkan dengan Trusmi. Zat Pewarna Alam (ZPA) dipilih perajin sebagai keunggulan produknya. Meski berkarakter Pedalaman, motif batik Ciwaringin memiliki makna simbolis dan nilai-nilai moral filosofis yang dianut oleh masyarakat pendukungnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif dengan analisis semiotik Temuan dalam penelitian ini yaitu batik Ciwaringin tidak menampilkan makhluk hidup bernyawa yang biasa ditemui dalam motif batik pada umumnya, karena batik Ciwaringin lahir dari lingkungan masyarakat pesantren yang kental nilai keislaman. Alam bagi perajin batik Ciwaringin tidak hanya dijadikan sumber gagasan yang memiliki makna filosofis dalam penciptaan motif. ZPA juga digunakan sebagai bukti kepedulian perajin terhadap masalah lingkungan yang diakibatkan oleh pewarna sintetis. Kata kunci: Batik Ciwaringin, ZPA, Makna Simbolis.

Metrik

  • 8 kali dilihat
  • 2 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2019

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2019
  • 19 artikel

Nusantara terbentuk dari percakapan kultural yang intim, sehingga produksi seni yang menyertainya... tampilkan semua