Kartika Herlina Candraning Shiam (Universitas Negeri Surabaya) 283 Media Sosial Sebagai Sarana Pemeran Karya Seni Rupa “Kekinian”

Kartika ,. Herlina Cs
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2018 • Oktober 2018

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 6 pages)

Abstrak

Kebutuhan untuk eksistrensi diri sangatlah penting apalagi bagi seorang public figure. Pencarian eksistensi sifatnya bagai candu karena akan terus semakin dicari dan ditambah kadarnya sampai titik dimana seorang telah merasa puas. Bagi seniman eksistensi adalah penanda dimana ia ditempatkan. Karya seni adalah hasil dari ekspresi jiwa seorang seniman yang hasil akhirnya harus disebarluaskan kepada penikmat seni, seniman lainnya, kolektor dan kritikus. Dengan begitu inovasi dari yang hanya sekedar pameran yang konvensional harus dilakukan salahsatunya dengan mensinergikan dengan budaya siber sehingga munculah Pameran Online Mana-jemen seni diwadahi dalam empat kegiatan demi menunjang kelang-sungan kegiatan hal yang harus diperhatikan adalah perencanaan (planning), pengorganisasian (orga-nizing), pengarahan (motivating), dan pengendalian (controlling). Dengan menyadari bahwa ruang pameran adalah pasar bagi para penikmat karya seni rupa, maka atmosfer pembaharuan terus dibangun sesuai dengan target pasar dan budaya serta teknologi yang terus berubah dan berkembang. Kini pameran karya seni rupa berubah dari yang nyata kepada yang maya. Karena kita ketahui bersama kaum seniman dan penikmat seni sedang gencar-gencarnya berubah dari yang segi konvensional menjelma ke arah budaya siber. Katakunci: Pameran, Budaya siber, Inovasi

Metrik

  • 98 kali dilihat
  • 297 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2018

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2018
  • 47 artikel

Dunia memasuki abad ke-21 diwarnai perubahan-perubahan radikal. Perubahan itu didorong oleh berke... tampilkan semua