Batik dan Indonesia Timur: Upaya Memecah Krisis Kebudayaan Adiluhung Bangsa

Fathurrahman Fathurrahman
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstrak

Kebudayaan merupakan harta paling berharga yang dimiliki oleh setiap bangsa karena kebudayaan merupakan kekayaan bangsa yang mencerminkan identitas dan jati diri bangsa. Masih lekat dalam ingatan kita peristiwa beberapa tahun silam ketika kesenian Indonesia diakui oleh bangsa lain, salah satunya adalah Batik. Namun, hikmah berharga yang bisa dipetik dari peristiwa itu adalah tumbuhnya rasa cinta masyarakat terhadap Batik. Sayangnya kecintaan itu tidak dibarengi dengan pemahaman oleh sebagian besar masyarakat tentang esensi Batik yang sebenarnya, begitulah Kenyataan yang terjadi di Indonesia bagian timur, inilah kemudian yang penulis sebut sebagai sebuah krisis pemahaman. Untuk itu perlu adanya inovasi-inovasi yang dilakukan untuk meneruskan pesan kebudayaan tersebut. Metode yang digunakan untuk memberikan pemahaman tentang terjadinya krisis pemahaman tentang Batik itu adalah dengan cara sosialisasi atau dipraktikkan di dalam kelas. Sehingga pesan kebudayaan yang belum tersampai sepenuhnya kepada masyarakat bisa tersalurkan dan tidak terjadi krisis yang berkepanjangan.

Metrik

  • 293 kali dilihat
  • 179 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua