Adaptasi Permainan Papan Tradisional ke dalam Permainan Digital dengan Pendekatan Atumics: Studi Kasus Permainan Mul-Mulan

Khamadi Khamadi • Abi Senoprabowo
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 8 pages)

Abstrak

Permainan Mul-mulan merupakan jenis permainan papan tradisional yang kini telah dilupakan karena hadirnya permainan digital yang lebih menarik bagi anak. Melihat Kenyataan itu, dibutuhkan upaya pelestarian yang mampu mengawinkan budaya tradisional dengan budaya modern-digital saat ini. Adaptasi budaya permainan tradisional ke permainan digital merupakan salah satu bentuk solusi pelestarian permainan tradisional yang cukup menjanjikan melihat konsumsi masyarakat yang tinggi terhadap permainan digital saat ini. Adaptasi budaya ini berupa proses akulturasi yaitu area bertemunya dua budaya yang dapat menerima nilai-nilai bawaannya. Pada penelitian ini dilakukan model adaptasi permainan Mul-mulan ke dalam permainan digital dengan pendekatan metode ATUMICS. Metode ini mengkombinasikan elemen budaya tradisi dengan elemen budaya modern pada sebuah desain. Melalui metode ATUMICS permainan tradisional dan digital dianalisis untuk mendapatkan susunan ideal dari enam elemen dasarnya, yaitu teknik (Technique), kegunaan (Utility), bahan (Material), ikon (Icon), konsep (Concept), dan bentuk (Shape). Akhirnya terbentuk model produk budaya hasil akulturasi yang dapat mewakili keberadaan produk permainan Mul-mulan.

Metrik

  • 435 kali dilihat
  • 989 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua