Kreasi Produk Multifungsi Berbahan Kayu Bekas Peti Kemas sebagai Bidang Usaha Baru

Dea Minerva Daniel • Dinda Tamara Indrawardani • Fenny Goey • Selvy Cahyadi
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstrak

Di era globalisasi ini, industri kreatif telah menjadi salah satu penggerak roda perekonomian negara. Hal ini menuntut tiap individu untuk menghasilkan produk kreatif dan lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat masa kini. Salah satu material yang potensial untuk diolah dalam bidang USAha kreatif ini adalah limbah kayu peti kemas.Pemanfaatan kayu limbah peti kemas dinilai cukup menguntungkan karena menggunakan material sisa sehingga dapat memangkas bahan baku sekitar 30-50 persen jika dibandingkan dengan penggunaan bahan kayu baru Selain itu, melambungnya harga kayu membuat limbah kayu bekas seringkali menjadi alternatif bagi para pengrajin dan industri kreatif untuk memanfaatkannya sebagai bahan baku. Hal tersebut yang mendasari ide untuk memanfaatkan limbah peti kemas sebagai bahan dasar produk unik dan inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan generasi muda. Produk organizer multifungsi dirancang agar mampu menarik minat kalangan muda serta dapat memenuhi kebutuhan dan permasalahan yang ada. Metode pelaksanaan dalam proses produksi produk didasarkan pada metode Design Thinking yang terdiri dari emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Dengan menerapkan metode tersebut dalam pelaksanaannya, produk organizer berbahan dasar limbah kayu peti kemas ini diharapkan dapat memiliki nilai jual serta bermanfaat bagi lingkungan.

Metrik

  • 362 kali dilihat
  • 878 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua