Penggunaan Pewarna Alami Daun Sirih Gading pada Kombinasi Batik Tulis dan Teknik Jumputan

Rizki Amalia Putri
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstrak

Penggunaan batik pewarna alami tidak merusak lingkunagan dan bahan yang digunakan mudah diadapatkan. Salah satunya pewarnaan batik alami menggunakan daun sirih gading, daun sirih gading tumbuh dengan subur dan merambat, daunya lebat dan lebarnya mencapai 30 cm. Pengembangan dalam bidang batik perlu dilakukan yaitu bertujuan untuk menambah variasi batik yang sudah ada serta sebagai salah satu cara melestarikan batik. Kurangnya minat pembatik menggunakan pewarna alami juga menjadi salah satu alasan judul ini diambil. Metode yang digunakan yaitu eksperimen skala kecil. Proses kombinasi batik tulis dan teknik jumputan yaitu kain digambar kemudian pola gambar pada kain dicanting menggunakan lilin panas, setelah itu kain dijumput dengan pola yang telah ditentukan. Proses pewarnaan daun sirih gading dilakukan dengan cara dicelup sebanyak 5x dan difiksasi menggunakan tunjung. Proses terakhir ialah menghilangkan lilin. Hasil yang diperoleh dalam eksprerimen yang telah dilakukan ialah warna daun sirih gading dalam kombinasi batik tulis dan teknik jumputan yaitu hijau keabu-abuan.

Metrik

  • 262 kali dilihat
  • 1088 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua