Identifikasi Unsur Visual Bentuk dan Warna yang Menjadi Ciri Khas Motif Ragam Hias Batik Betawi Tarogong Jakarta

Pratiwi Kusumowardhani
Conference paper Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 • Oktober 2017 Indonesia

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstrak

Salah satu ragam hias yang ada di Indonesia adalah ragam hias dalam motif batik Betawi Jakarta. Meski tak sepopuler motif batik lainnya, batik Betawi sudah berkembang sejak abad ke 19. Motifnya mengikuti gaya pesisiran, seperti Gresik, Surabaya, Madura, Banyumas, Pekalongan, Tegal, dan Cirebon. Daerah pembatikan yang dikenal di Jakarta tersebar di dekat Tanah Abang, yakni di Karet Tengsin, Karet Semanggi, Bendungan Ilir, Bendungan Udik, Sukabumi Ilir, Palmerah, Petunduan, Kebayoran Lama, Cilandak, Mampang Prapatan serta Tebet. Dalam penulisan ini penulis mengidentifikasi unsur visual bentuk dan warna ragam hias motif batik Betawi Jakarta dengan batasan Batik Betawi di Wilayah Cilandak, Tarogong Jakarta. Metodelogi Desain Nate Burgon & Adam Kallis diadaptasi dalam penelitian ini, yaitu konsep divergen dan konvergen, sampai menemukan detail masalah. Detail masalah yang dikembangkan dengan mengadaptasi teori unsur visual oleh Marvin Bartel yaitu analisis unsur visual bentuk dan warna motif yang sering muncul sehingga menjadi identitas awal motif ragam hias Jawa Timur. Sehingga luaran yang dihasilkan berupa kesimpulan bentuk dan warna dasar yang menjadi ciri khas motif Ragam Hias Betawi Jakarta.

Metrik

  • 1318 kali dilihat
  • 1862 kali diunduh

Konferensi

Seminar Nasional Seni dan Desain 2017

  • Konferensi di Surabaya, Indonesia pada tahun 2017
  • 88 artikel

Seminar Nasional Seni dan Desain (SENDES) UNESA 2017 merupakan pertemuan/seminar ilmiah tentang b... tampilkan semua